Alutsista Indonesia Diminati Asing

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Republik Demokratik Timor Leste Kay Rala Xanana Gusmao di Ruang Jepara, Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/3).

Kasarmabar Beri Pembekalan Kursus Danlanal

Kasarmabar Beri Pembekalan Kursus Danlanal: Kepala Staf Komando Armada RI Kawasan Barat (Kasarmabar) Laksamana Pertama TNI Herry Setianegara, S.Sos, SH, MM., memberikan pembekalan kepada Perwira peserta Kursus (Danlanal)

ALUMNI AKABRI 1983 LAKSANAKAN REUNI DI AKADEMI ANGKATAN LAUT

Lulusan Akabri Tahun 1983 dari tiga Angkatan dan Polri mengadakan Reuni di Akademi Angkatan Laut, Bumimoro, Surabaya, Sabtu (26/02).

Dua Kapal Hibah Brunei Beroperasi di Armabar

Penyerahan dua kapal perang hibah dari pemerintah Brunei diwakili Deputi Administrasi dan Keuangan Kementrian Pertahanan Dayang Hajah Suriyah binti Haji Umar pada pemerintah Indonesia diwakili Mardsya TNI Eris Heriyanto.

Prajurit Pasmar-I Peringati HUT ke-10

Seluruh prajurit Pasmas-I merayakan hari ulang tahunnya yang ke 10 di lapangan Apel Trian Sutedi Senaputra Karangpilang, Surabaya, Selasa (22/3/2011).

Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 April 2011

Apakah Anda Butuh Komputer Tablet?

Thinkstock
Thinkstock

Komputer tablet memang sedang naik daun dan marak dipasarkan. Bahkan komputer tablet, entah berbasis Android, sistem operasi Apple iOS, atau Microsoft Windows, diduga menjadi penyebab utama melambatnya pertumbuhan penjualan notebook dan netbook di awal tahun 2011.

Namun sebelum ikut menceburkan diri ke tren komputer tablet, sebaiknya Anda harus tahu persis apakah Anda membutuhkannya atau tidak. Jadi, jangan sampai sudah beli mahal-mahal (atau murah-murah), tapi hanya tergeletak dan mengumpulkan debu di laci.

Mengenai Tablet PC
Setiap produk teknologi biasanya dirancang untuk memenuhi satu kebutuhan. Misalnya komputer yang digunakan sebagai server akan memiliki konfigurasi dan spesifikasi yang berbeda dengan komputer gaming, dan sebagainya. Hal yang sama juga berlaku bagi komputer tablet.

Seiring perkembangannya, komputer tablet kini diposisikan sebagai perangkat untuk mengonsumsi konten, mirip seperti konsep netbook. Aktivitas mengonsumsi konten ini bervariasi, mulai dari aktivitas online seperti browsing, membaca email, mengakses Facebook dan Twitter, menonton video YouTube, sampai memutar video Hi-Def dan melihat foto.

Dengan konsep sebagai perangkat konsumsi konten, peran tablet PC lebih pada komputer pendamping atau komputer kedua. Walaupun begitu, ada juga yang memanfaatkannya sebagai komputer utama karena dianggap sudah mampu memenuhi kebutuhan pengguna bersangkutan.

Mengingat setiap kebutuhan dan keadaan para pengguna komputer amat berbeda, berikut beberapa pertanyaan yang berguna untuk menentukan apakah Anda membutuhkan komputer tablet atau tidak.

1. Apakah Anda membutuhkan komputer saat bepergian?
Desain komputer tablet yang ringkas dan beratnya yang relatif ringan, tidak akan membuat Anda kelelahan saat membawa-bawanya. Saya pribadi lebih memilih membawa tablet PC jika hanya untuk presentasi singkat dengan klien atau sekadar menulis catatan singkat saat sedang bepergian.

Selain lebih ringan, kebutuhan saya sudah dapat terpenuhi dengan tablet. Daya tahan baterai yang cukup memadai dan kecepatan boot-up menjadi pertimbangan tersendiri. Bagi yang sudah terbiasa membawa notebook, tablet PC bisa juga dibawa sebagai komputer cadangan.

2. Aplikasi apa yang Anda butuhkan saat menggunakan komputer?
Inilah pertanyaan terpenting. Jika selama ini Anda menggunakan notebook atau komputer rumah dengan spesifikasi terbaru tapi hanya digunakan untuk browsing, cek email, chatting, dan tugas-tugas ringan lainnya, mungkin tak ada salahnya mengalihkan aktivitas tersebut ke komputer tablet.

Tergantung dari platform yang digunakan, telah tersedia puluhan ribu aplikasi untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mengedit dokumen kantor, game, streaming musik dari Internet, email, chatting, jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter, serta banyak lagi. Buat daftar kebutuhan komputasi Anda, cari aplikasi untuk memenuhi kebutuhan tersebut, barulah Anda dapat memutuskan apakah aktivitas Anda dapat dialihkan ke Tablet PC atau tidak.

3. Seringkah Anda menggunakan komputer di tempat tidur?
Tidak disangkal lagi, menonton video, mengakses Facebook, atau aktivitas baca-baca (Yahoo! News tentunya) lebih asyik dilakukan di atas ranjang. Bagi Anda yang sering menggunakan notebook di atas ranjang, saya sarankan menggunakan komputer tablet jika memungkinkan. Berbeda dengan notebook dan netbook, komputer tablet seperti Apple iPad atau Galaxy Tab tidak mengeluarkan suara saat digunakan, lebih fleksibel, dan lebih dingin.

4. Apakah Anda berbagi komputer dengan orang lain?
Seringkali satu komputer di rumah dipakai beberapa orang. Hal ini bisa merepotkan jika semua orang butuh menggunakan komputer pada waktu bersamaan. Tablet PC bisa dipertimbangkan sebagai solusi agar Anda tidak berebut menggunakan komputer.

Tanyakan pertanyaan-pertanyaan di atas kepada diri Anda, barulah diputuskan apakah Anda membutuhkan komputer tablet atau tidak.

Empat pertanyaan di atas tentunya tidak mampu mengakomodasi setiap orang. Jika ada pertanyaan tambahan yang wajib ditanyakan, silakan tambahkan melalui kotak komentar di bawah.

Kristian Tjahjono, menulis tentang teknologi konsumen sejak tahun 2003, pendiri situs teknologi konsumen yangcanggih.com. Antusias terhadap berbagai jenis gadget, mulai dari komputer, ponsel, sampai kamera digital.

Rabu, 23 Maret 2011

Bali Tuan Rumah Pertemuan Tim Tanggap Darurat Internet 2012



Ilustrasi.

Namun, Tanah Air telah mengajukan diri sebagai tuan rumah untuk APCERT Annual General Meeting untuk tahun 2012. Hasilnya, proposal itu diterima dan Bali akan jadi kota untuk menggelar pertemuan tim tanggap darurat internet Asia Pasifik tersebut.

Wakil Ketua Indonesia Security Incident Response Team On Internet Infrastructure (ID-SIRTII), M. Salahuddien mengatakan, Indonesia berhasil terpilih setelah terjadi bersaing ketat dengan Filipina.

"Selisihnya dalam voting cuma satu suara," ujar pria yang akrab dengan panggilan Didin Pataka ini, yang tengah berada di Pulau Jeju, Korea Selatan, dalam rangka APCERT General Annual Meeting.

Tentu saja, keberhasilan Indonesia menjadi tuan rumah disambut gembira. "Keuntungannya kita akan berkesempatan menyelenggarakan aneka kegiatan seperti workshop, conference, eksibisi/pameran internasional seperti waktu APRICOT lalu, tapi khusus bidang keamanan informasi," jelas Didin.

Selain itu, lanjutnya, APCERT Secretariat juga mengupayakan untuk kali yang pertama akan berusaha agar APCERT Annual General Meeting di Bali pada 2012 mendatang juga sekaligus jadi agenda technical colaqioum FIRST.

"Ini sangat menarik karena biasanya pakar-pakar, tim security/kelompok aktivis/komunitas akan unjuk gigi dengan update hacking terbarunya," tukas Didin kepada detikINET, Rabu (23/3/2011).

FIRST merupakan Forum for Incident Response & Security Teams. Nah, selain diangkat sebagai anggota penuh APCERT, Indonesia juga baru didaulat sebagai full member OIC-CERT yaitu CERT untuk negara-negara anggota konferensi Islam OKI dan FIRST, yaitu komunitas dunia untuk keamanan informasi.

Robot Lengan Gurita Ini Mirip Aslinya

Beberapa peneliti dari Universitas Reading bekerja sama untuk menciptakan sebuah robot gurita yang mereka harapkan dapat digunakan untuk operasi di bawah air seperti pemeliharaan, penyelamatan laut, dan pengambilan benda seperti perekam kotak hitam dari pesawat yang jatuh.

Sekarang baru bagian lengan gurita sedang dikerjakan dan perkembangannya telah berjalan dengan baik. Para peneliti telah berhasil membuat  lengan robot yang menyerupai lengan gurita asli dengan struktur berotot tanpa sistem kerangka, yang mereka lapisi dengan sucker untuk membantu lengan memegang benda-benda.
Masih ada perjalanan panjang sebelum mereka membuat robot gurita yang lengkap, tetapi dari apa yang telah mereka hasilkan sejauh ini, terlihat cukup realistis walaupun masih lemah untuk gurita bertenaga baterai.

BlackBerry Playbook Hadir di Indonesia Mei


  Playbook (ash/inet)Jakarta - Research in Motion (RIM) belum mau membocorkan jadwal peluncuran BlackBerry Playbook di Indonesia. Namun jika melihat time schedule dari RIM, hampir bisa dipastikan tablet PC itu akan hadir Mei 2011 mendatang.

Playbook sendiri, kata Arun Verma, Platform Evangelist dari RIM baru akan resmi diluncurkan di Amerika Utara 19 April mendatang. Setelah itu, baru kemudian di negara-negara lainnya.

"Untuk di Indonesia, kami belum mau komen. Jika saatnya tiba, pasti akan kami beritahu semua, mulai dari kapan tanggal peluncurannya hingga berapa harganya. Tunggu saja, tak lama lagi, kok," kata dia di sela media briefing di Hotel Four Seasons, Jakarta, Rabu (23/3/2011).

RIM sendiri, sejak dua tahun lalu, telah menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di Asia yang dijadikan tempat peluncuran setiap produk BlackBerry terbaru. Hal itu pun, akan berlaku juga untuk BlackBerry Playbook.

"Kami telah mengundang seluruh pengembang aplikasi saat menggelar BlackBerry Developer Conference di Bali tahun lalu. Tujuannya tentu untuk memberikan masukan dan saran, tentang aplikasi apa saja yang cocok untuk Playbook," pungkas Arum.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...